Posts

Showing posts with the label Sajak Puisi

Puisi "Ugahari Gundah"

Image
Social  Media  : Tema Puisi : Indonesia Judul Puisi : Ugahari Gundah. Setarakan semua derajat, tanpa melihat posisi tahta. Ugahari Gundah Oleh : Iluh Putri Bayang ufuk dari timur Nampak tercela ia berdiri di atas bumi pertiwi Terlilit piutang yang menggunung Nampak tilas gundah bangsaku! Apa yang harus kami beri pada tanah juang yang meresah  Riuh dengki telah di utarakan pada negeri ini yang enggan membenah diri Sembari riak kata patriotisme di gumamkan kesana kemari Luluh lantah kau beri tanpa sesari Katanya! Ini bangsa telah merdeka Katanya! Ini bangsa telah bebas Namun Dimana letak kemerdekaan itu? yang telah engkau agungkan namanya Namun Dimana letak demokrasi rakyat? yang telah terkubur jauh dibawah naungan elit Utarakan resah kau bungkam semau keras Utarakan dengki kau jamak semau tamak Tak ada lagi hak pelita suara Mereka semua buncah diterjang mara Atas bangsai yang bernaung di balik posisi. Copyright © 2022    by Iluh Putri All Rights Res...

Puisi "Gerungan Tutur"

Image
Social  Media  : Tema Puisi : Pikiran Judul Puisi : Gerungan Tutur. Hidupmu - Perjalananmu.  Gerungan Tutur Oleh : Iluh Putri Gerungan tutur naik pitam Telinga merekah dengar bingar Sayup hati melihat hasad padanya Terbawa batin kian menusuk Rambat merembet bagaikan dawai bertunas beruk Tak mengerti akan asal-usul mula Tak henti mencerca semau keras Tak ada empati dalam sukmamu Bias kata kian mencuat berleraian Ulah larikmu memainkan syahdu Aku ini hanya wanita renta tak bersolek Linglung lalang mencari bandit keropang Ini hidup sudah pudar pedir dibawa tengil Tak tentu arah bak riakkan nada Merambah di balik pelik rasa dukaku Menangis seguk hamba merompak Inikah fana muslihat tutur? Bertaut bait berbelit-belit hingga kusut Derung cumbu pada diri kau limpahkan Oh kau rupa bandit sambat! Copyright © 2023    by Iluh Putri All Rights Reserved ________________________________________________

Puisi "Rehat"

Image
Social  Media  : Tema Puisi : Waktu Judul Puisi : Rehat.  Switch to a productive life. Rehat Oleh : Iluh Putri Rendah, Amat rendah Jiwaku terbelenggu dalam penanak setengah matang Angkat sebongkah masih keras seperti bata Terlalu di rendam begitu payah terluntang-lantung Hidup apa ini?  Masih seperti dulu Tanpa terlihat nyala api unggun yang merana Terbawa hening di hamparan lapang Pagiku begitu cerah benderang Ku rehatkan kembali awak yang sayup terhisap padam Ku ulang untuk ke esokkannya, sembari bersumpah pada bayang-bayang kerompong Ah aku kembali terperangkap dalam seluk yang berulang-ulang ini. Copyright © 2023    by Iluh Putri All Rights Reserved ________________________________________________

Puisi "Longgok Sarau"

Image
Social  Media  : Tema Puisi : Lingkungan Judul Puisi : Longgok Sarau. Hijau pepohonan berselimut sampah. Longgok Sarau Oleh : Iluh Putri Nampak tilas longgok sarau Baunya mencekik di ujung haluan pandang membaur dalam bau rahayu Ini tanah telah ternoda oleh tangan-tangan jail nan apatis Kunjung tuan bawa petaka  Sukar hayat para penghuni graha diberi cindur Sampah kau buang sembarangan tanpa rasa buncah Lempar sana-sini sampai menggunung seperti bukit tinggi Bukit berbau nan busuk yang merekah Kemanakah hati nuranimu? Apakah telah ikut terbuang bersama sampah yang engkau buang? Nyatanya insan egois Hidup semau keras tanpa pikir panjang kedepannya Diberi untung malah buat buntung Tak tahu menau akan dampak yang telah mereka tabung Yang kelak akan meledak seperti bom waktu kesialan Dasar longgok sarau! Pionir-pionir masa depan telah dirusak oleh insan maruk  Membuat penghuni bentala teruk Dihabisi oleh nasib tak mujur  Kemana ia akan mengadu atas apa...

Puisi "Selarik Cerca"

Image
Social  Media  : Tema Puisi : Harapan Judul Puisi : Selarik Cerca. Kuatkan tekad dalam mewujudkan asa. Selarik Cerca Oleh : Iluh Putri Ada kalanya keterpurukan itu menghampiriku Merampas hingar asa yang tersanjung Mara dipenuhi lara hingga tersapu Kuatkan hamba dalam meneguhkan setiap pandang Hidup memang penuh liku Sejauh manapun bertapak, pasti pernah linglung Tak ada yang dapat memandu, kecuali dirimu Arahkan tekad pada perjalanan yang panjang  Ku termenung di atas kursi kayu Merana diri ini atas sebuah juang Yang lekang dan sulit diramu Namun masih dapatku talang Hingga selarik cerca itu menghampiriku Menyudahi putus asa yang sumbing Mengukuhkan kembali insan yang terpaku Dengan menjadikannya sebuah bintang. Copyright © 2023    by Iluh Putri All Rights Reserved ________________________________________________